JAKARTA Kondisi bencana alam menuntut sikap yang tepat, terutama saat sedang mengemudikan mobil di jalan raya. Seperti bencana di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 02.28 Wita. Saat terjadi gempa, cukup banyak kepanikan di jalan raya yang dilakukan pengemudi kendaraan dan ini membahayakan bagi pengemudi dan lingkungan sekitar. SaatTerjadi Gempa Bumi. Jika berada di dalam bangunan, hal-hal yang bisa dilakukan di antaranya berlindung di bawah meja untuk menghindari reruntuhan, gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar, dan ikuti instruksi evakuasi petugas keamanan. Jika berada di luar bangunan, jangan lupa untuk memperhatikan tempat berpijak dan hindari berdiri di Mitigasigempa bumi sangat penting dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi berbagai resiko yang kemungkinan terjadi. Untuk cara melakukan mitigasi gempa bumi perlu dilakukan tiga tahap, yaitu sebelum terjadinya gempa bumi, saat terjadi gempa bumi dan setelah terjadi gempa bumi. Berikut adalah penjelasannya : 1. Siap siaga menghadapi gempa bumi. Vay Tiền Nhanh. Pernyataan 1 ikuti petunjuk petugas keamanan; 2 jauhi persimpangan; 3 hindari gedung bertingkat; 4 hentikan kendaraan di tempat lapang; 5 lindungi kepala dari benda-benda berbahaya Mitigasi bencana gempa saat sedang mengendarai mobil terdapat pada angka … A. 1, 2 dan 3 B. 1, 3 dan 4 C. 1, 3 dan 5 D. 2, 3 dan 4 E. 2, 4 dan 5 Kunci jawaban yang benar adalah D. 2, 3 dan 4 Pernyataan 1 ikuti petunjuk petugas keamanan; 2 jauhi persimpangan; 3 hindari gedung bertingkat; 4 hentikan kendaraan di tempat lapang; 5 lindungi kepala dari benda-benda berbahaya Mitigasi bencana gempa saat sedang mengendarai mobil terdapat pada angka … A. 1, 2 dan 3 B. 1, 3 dan 4 C. 1, 3 dan 5 D. 2, 3 dan 4 E. 2, 4 dan 5 Jawaban D Dilansir dari Ensiklopedia Pernyataan 1 ikuti petunjuk petugas keamanan; 2 jauhi persimpangan; 3 hindari gedung bertingkat; 4 hentikan kendaraan di tempat lapang; 5 lindungi kepala dari benda-benda berbahaya Mitigasi bencana gempa saat sedang mengendarai mobil terdapat pada angka …D. 2, 3 dan 4 Jakarta - Secara umum bencana adalah kejadian akibat faktor alam atau ulah manusia yang menimbulkan kerugian harta, benda, maupun nyawa. Untuk mengurangi risiko kerugian yang ditimbulkan, kita bisa melakukan mitigasi bencana, yang dimaksud dengan mitigasi? Dalam Pasal 1 ayat 6 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman dari situs Kementerian Sosial, mitigasi bencana memiliki tiga tujuan utama, yaitu1. Mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana, seperti korban jiwa, kerugian ekonomi, dan kerusakan sumber daya Digunakan sebagai landasan perencanaan Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi risiko dari definisi dan tujuannya, mitigasi adalah kegiatan yang seharusnya dilakukan sebelum bencana ini langkah-langkah mitigasi bencana yang bisa dilakukan menurut Kementerian SosialA. Mitigasi Bencana BanjirUntuk mengurangi risiko kerugian bencana banjir, sebaiknya dilakukan pencegahan seperti di bawah ini1. Mengawasi penggunaan lahan dan merencanakan lokasi untuk menempatkan fasilitas vital di daerah yang Menyesuaikan desain bangunan di daerah banjir dengan membuat bangunan rumah tahan banjir, mulai dari material dan fondasi yang Membangun infrastuktur kedap Membangun tembok penahan dan tanggul di sepanjang sungai, tembok laut di sepanjang pantai yang rawan badai atau Membersihkan Membangun pembuatan saluran air drainase.7. Meningkatkan kewaspadaan di daerah rawan Meningkatkan kewaspadaan terhadap penggundulan Melatih kewaspadaan dengan melakukan penyimpanan bahan makanan, menaruhtempat tidur di daerah yang lebih Mitigasi Bencana Tanah LongsorBerikut ini kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko kerugian dari bencanatanah Membangun permukiman dan fasilitas utama lainnya dengan menghindari daerahrawan Melakukan relokasi atau pemindahan Menyarankan pembangunan fondasi tiang pancang untuk menghindari bahaya likuifaksi Pembangunan fondasi disarankan menyatu untuk menghindari penurunan yang tidak Pembangunan utilitas yang ada di dalam tanah harus Mengurangi tingkat keterjalan Mitigasi Bencana Gunung BerapiIni dia langkah-langkah mitigasi bencana gunung berapi yang bisa Merencanakan lokasi pemanfaatan lahan untuk aktivitas vital harus jauh dari kawasan rawan Menghindari tempat-tempat yang memiliki kecenderungan dialiri lava atau lahar saat gunung api Menerapkan desain bangunan yang tahan terhadap tambahan beban akibat abugunung Membuat barak pengungsian permanen di sekitar gunung api yang sering Melakukan penyuluhan masyarakat yang bermukim di sekitar gunung api untukmengetahui posisi tempat tinggalnya pada peta rawan bencana gunung Melakukan sosialisasi mengenai peringatan dini yang diberikan oleh aparat di sekitargunung Sosialisasi mengenai koordinasi yang harus dilakukan dengan aparat Mitigasi Bencana Gempa BumiDi bawah ini adalah mitigasi bencana yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan karena gempa Memastikan menggunakan konstruksi bangunan tahan getaran atau Memastikan kekuatan bangunan sesuai dengan standar kualitas Membangun fasilitas umum dengan standar kualitas yang Memastikan kekuatan bangunan-bangunan vital yang sudah Merencanakan penempatan permukiman untuk mengurangi tingkat kepadatan hunian di daerah rawan itu, mengutip situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG,berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah gempa Sebelum gempa bumia. Mengenali apa yang dimaksud dengan gempa Pastikan struktur dan letak rumah terhindar dari bahaya yang disebabkan gempa bumi, seperti longsor, likuifaksi, dan Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur Kenali lingkungan tempat kerja dengan memerhatikan letak pintu keluar, lift, serta tangga Belajar melakukan P3K dan menggunakan alat pemadam Catat nomor telepon penting yang bisa dihubungi saat terjadi gempa Mengatur agar perabotan rumah menempel pada dinding agar tidak jatuh akibatgempa Simpan benda berat pada bagian Cek kestabilan benda yang tergantung, misalnya lampu, kipas angin, dan Simpan bahan makanan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah Selalu matikan air, gas, dan listrik jika tidak Sediakan tempat dengan perlatan kotak P3K, senter, radio, dan bahan Saat Gempa Bumia. Jika berada dalam bangunan, lindungi kepala dengan bersembunyi di bawah meja, dan lain-lain, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan, dan lari ke luar jika masih bisa Jika berada di area terbuka, hindari bangunan yang ada di sekitar, perhatikan tempat berpijak, hindari jika terjadi rekahan Jika sedang mengendarai mobil, keluarlah dan menjauh dari mobil, hindari jika terjadi pergeseran atau Jika tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindari bahaya Jika tinggal di daerah pegunungan, hindari tempat yang memungkinkan terjadi Sesudah gempa bumia. Jika berada di dalam bangunan, keluarlah dengan tertib menggunakan tangga biasa dan tidak menggunakan eskalator atau lift, periksakan diri apakah ada yang terluka, telepon atau minta pertolongan jika terjadi luka parah pada diri sendiri atau orang di Periksalah lingkungan sekitar jika terjadi kebakaran, kebocoran gas, hubungan arus pendek listrik, dan periksa aliran serta pipa Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena ada kemungkinan terjadi gempa susulan atau Jangan berjalan di daerah sekitar Mendengarkan informasi mengenai gempa bumi dan jangan terpancing dengan isu yang tidak jelas Mengisi angket yang diberikan oleh instansi Jangan halaman berikutnya

mitigasi bencana gempa saat sedang mengendarai mobil terdapat pada angka